Jumat, 03 September 2010

Macam Pasta Gigi

Macam-Macam Pasta Gigi `

1. Pasta gigi baking soda
Pasta gigi baking soda mengandung sodium bicarbonat memiliki banyak keuntungan salah satunya dapat memberikan efek kontrol karies, oleh karena komposisinya terdiri dari baking soda-flouride, dimana baking soda terdiri dari hydrate silica yang aksinya sesuai dengan aksi flouride.
2. Pasta gigi Therapeutik
Pasta gigi therapeutic dibagi menjadi 2 kelompok :
a. Pasta gigi therapeutik yang tidsak mengandung flouride seperti pasta gigi yang mengandung klorofil, antibiotik, amonium dan enzim inhibitor.
b. Pasta gigi therapeutik yang mengandung flouride untuk mencegah terjadinya karies gigi, contohnya Sodium Flouride (NaF), Stannous Flouride (SnF2), Sodium monofluorophosphate (Na2PO3F), Amine Fluoride (NH4-F).
3. Mentasent
Merupakan campuran 0,75 % gel peroksida dengan baking soda dan 1100 ppm sodium fluoride. Produk ini sudah banyak dipakai masyarakat karena konsentrasi yang rendag dengan hydrogen peroksida tidak membuat alergi.
4. Triclosan
Triclosan memiliki agen anti bakterial dengan spektrum luas, efektif untuk melawan banyak jenis bakteri sehingga digunakan sebagai agen anti bakterial dalam perawatan kesehatan rongga mulut. Produk pasta yang mengandung zinc sitrat dan triclosan yang dikeluarkan unilever efektif juga untuk mereduksi pembentukan plak dan preventif pada gingivitis.
5. Anti tartar atau Kalkulus (karang gigi)
Pasta gigi yang berfungsi sebagai anti kalkulus terdiri dari kombinasi tetrasodium phosphat dan disodium dihydrogen pyrophosphat. Kristal pyrophosphate dapat menjadi agen inhibitor dalam menghambat pertumbuhan kalkulus. Produk yang sama fungsinya di pasaran sekarang terdiri dari NaF, zinc sitrat, trrihydrate contohnya seperti close-up. Tetapi perlu diingat kristal pyrophosphate dan phosphonate dapat juga menghambat remineralisasi.
6. Anti hipersensitif
Pasien yang mempunyai gigi hipersensitif terhadap panas dan dingin dapat direkomendasikan pasta gigi seperti denguel, sensodyne, dan protect. Agen aktifnya terdiri dari potasium nitrat, strontium chloride, dan sodium sitrat. Contoh lainnya yang direkomendasikan pada therapeutik dental adalah sensodyne-F, dengan kombinasi agen aktif yang memberikan efek anti hipersensitif dan preventif karies.
7. Pemutih dan pengkilap gigi
Pasta yang berfungsi sebagai pemutih gigi dan pemoles gigi dibagi menjadi 2 kategori, yaitu pasta dengan peroksida dan pasta tanpa peroksida. Pasta tanpa peroksida lebih bersifat abrasif yang terasa pada waktu pertengahan pemakaian pasta ini. Pasta dengan peroksida dikenal sebagai tooth whiteners (bahan yang dapat memutihkan gigi). Efeknya dapat dirasakan setelah pemakaian 2-3 kali. Produk ini terdiri dari hydrogen peroksida atau carbamide peroksida yang berfungsi sebagai bleaching dan whitening. Carbamide peroksida dirusak dan dibentuk menjadi urea dan hydrogen peroksida. Hydrogen peroksida kembali menjadi radikal bebas yang berikatan dengan oksigen yang nantinya menjadi molekul bleaching yang aktif. Penggunaan peroksida yang banyak dapat menyebabkan warna hitam pada permukaan lidah dan berbahaya untuk pulpa dan jaringan lunak di rongga mulut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar